Meski bukan bidadari bersayap putih, tapi aku bukan iblis bertanduk merah….

Standar

Sejujurnya aku puas dengan diriku sendiri. Aku bersyukur dengan apa yang Allah berikan padaku. Jadi tolong jangan merobohkannya…

Aku puas dengan prestasiku, meski tak menjadi nomor satu namun aku tak pernah jadi yang terakhir.

Aku bersyukur dengan akademikku, meski tak terlalu jenius namun guruku tak pernah bilang aku bodoh.

Aku syukuri diriku apa adanya, meski tak masuk sampul gadis cantik, namun aku tak juga masuk sampul gadis jelek.

Aku merasa cukup dengan penghasilan dan pekerjaanku, meski tak milyaran rupiah namun cukup untuk aku saja.

Aku nyaman dengan kepribadianku, walau tak semua orang menyukaiku namun tetap ada orang yang menyayangiku.

Aku syukuri itu. Ini aku adanya. Ini aku apa adanya.

Meski bukan bidadari bersayap putih, tapi aku bukan iblis bertanduk merah….

Astaghfirulloh, sungguh lidah itu tidak bertulang. Iya bisa menyanjung tinggi seseorang hingga menembus Sidratul Muntaha atau menjatuhkan manusia dengan sepatah kata hingga tenggelam ke perut bumi. Ada-ada saja pribadi manusia di bumi ini. Sekiranya kata-kata kita itu tidak membawa kebaikan tidak perlu diucapkan. Jikalah kekurangan (menurut manusia) yang kalian rasa melekat pada orang lain, dan kekurangan itu SAMA SEKALI TIDAK MENGGANGGU KEHIDUPANMU, MAKA TAK PERLU KAU UCAPKAN DIHADAPAN ORANG BANYAK….

Apa tak cukup hatimu peka, bahwa ada hati yang terluka oleh sebilah lidah. Tak cukupkah sekali saja kau menyadari olok-olokanmu itu mebekas hingga aku hampir mengeluhakan apa-apa yang tak pernah kukeluhkan. Astaghfirulloh,,,,

Barangkali hatimu telah mati, oleh tawa terbahak-bahakmu itu???Barangkali hatimu beku oleh ghibah yang kau makan bersama sahabatmu itu?? Barangkali kau lupa atau tak tau, ghiba itu sama saja kau memakan bangkai saudaramu sendiri????Ya, makanlah bangkai itu jika kau mau…Nikmatilah dengan tawa berderaimu. NIKMATILAH…

Mungkin ini salahku juga, tak bisa menunjukkan rasa marah hanya tersenyum penuh sandiwara.

Oh Allah, jauhkan aku dari ejekkan tersebut dan muliahkanlah hatiku agar mampu menghadapi hal seperti ini lagi dikemudian hari….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s