Salam Rindu

Standar

indu26 Agustus 2012

Memang terkadang kita tidak harus bersama orang yang pernah membuat kita jatuh cinta, karena takdirkan membawamu untuk bersama orang yang bisa membangun cinta, membangun rumah tangga. Memang terkadang hidupmu akna lebih bahagia bila tidak bersama orang yang pernah mengisi hatimu. Dan pasti hidupmu akan lebih bearti bila hidup bersama orang yang mau membangun cinta bersamamu.

Itulah cinta….

Bila kau jatuh cinta, maka kau hanya akan merasakan sakit…

Berbeda bila engkau mau membangun cinta, menaranya mampu menembus syurga…

Sebenarnya hal ini sudah ku sadari pun ketika masih berseragam abu-abu…

Aku sudah mengetahui dan berusaha memahami, berusaha untuk menyadarkan diri.

Namun itulah jiwa pejuang syaithon..!!

Ia mampu membungkus yang semu bagaikan permata. Ia mampu membungkus maksiat seolah itulah fitrah suci hati manusia. Astaghfirulloh…. Tsumma Nastaghfirullohal’adzhiim…

 

Duhai cinta…

Bila kita hendak mencari kesempurnaan, maka aku pastikan sampai keujung dunia, sampai menembus kutub utara, maka yang engkau temui hanyalah kekecewaan.

 

Bukan kesempurnaan yang kucari. Bukan pula pangkat tinggi ataupun keturuna ninggrat. Yang Ku cari adalah sepasang tangan yang bisa menggenggam tanganku ke syurga. Sepasang kaki yang menuntun menapaki syurga bersama.  Aku ini wanita yang tak sempurna, maka aku tak berani mengkhayalkan kesempurnaan, karna kesempurnaan tidak ada padaku, bukan pula padamu. Namun kesempurnaan itu ada pada kita..

 

Duhai cinta…

Jaga dirimu dalam kesendirian. Jaga izzahmu dalam kesendirian. Karna kutakut kau terjerembab dalam kemaksiatan. Betapa banyak orang yang istiqomah dalam jamah namun ia akan sangat hina ketika sendirian. Jaga dirimu sayang, dan kan ku jaga hatiku, Insya Allah ^__^.

 

Duh Cinta…

Berulangkali ku azamkan dalam diriku. Berulang kali kudamaikan gemuru hatiku. Duh…Jodoh bukanlah perlombaan. Dimana siapa yang duluan ialah pemenangnya. Sadarilah, jodoh itu layaknya kematian. Meskipun kau berada dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, Allah punyai LEBIH DARI seribu satu macam cara untuk mempertemukanmu dengan seseorang yang tertulis dalam Lauhul Mahfuzh-mu. Tiada satupun orang yang mampu menundanya, maupun mempercepatnya. Semuanya atas izin Allah dan kehendaknya. Bahkan daun yang jatuhpun atas kehendak dan seizin Allah….

 

Sekali lagi, bila berbicara masalah Jodoh, maka aku teringat akan kematian. Ia tidak memandang tua atau muda. Layaknya kematian, jodoh tak melulu yang tua lebih dulu. Terkadang yang muda mendahului yang tua. Itulah jodoh, ia bukan perlombaan, akan tetapi jodoh layaknya kematian… ya kematian ^__^,

 

Ai…bila sudah begini, aku suka sekali lagu dari Wali-Salam Rindu-

Ku bertanya pada malam

Ku bertanya pada bintang

Sedang apa kau duhai sayangku

Di sini angin menyampaikan salammu

Salam sayang salam sejuta cinta dan rindu

Sabar-sabar-sabarlah sayangku

Semua ini kan cepat berlalu

 

Sebutlah namaku disetiap napasmu

Ku kan datang kepadamu sayang

Panggil-panggil aku segenap rasamu

Dan rasakan aku membelaimu

 

Pejamkan matamu dan kau tenangkan hatimu

Dan kau rasakan aku memelukmu….

Hhhhh lagu ini klop banget dagh….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s