MAN BELAKI PACAK TULA KAK :)

Standar

Percakapanku dengan kakak ke dua ku

belajar masak, yuk..

Aku: yaaa kalo aku ngajar di pondok, syaratnya aku harus ikutan mondok. dan aku tidak mau kak…

 

K’eri: ya dicoba saja dulu, kan masih muda…menambah pengalaman..

 

Aku: dak galak ah (tidak mau)

 

K’eri: yaa kalo adek masuk pondok, otomatis ikutan masak di dapur buat anak-anak. Jadinya adek tu bisa masak… #nyengir…

 

hehehe aku merasa sedikit disentil…

 

Aku: Huuuu…kalo la belaki pacak tula kak (Kalau sudah menikah pasti bisa memasak)

 

K’eri: jiaahhh…paling tidak ketika diawal pernikahan dirimu sudah bisa memasak…

 

Aku tertawa, sedikit ngakak :p

 

Aku: akh pokoknyo pacak tula….!!!

 

K’eri: Suami menginginkan bisa menyantap masakan istri. Kebanyakan diawal pernikahan banyak pasangan yang memilih makan di luar. Padahal sesungguhnya, menikmati masakan istri itu yg paling utama. Makan di luar hanya bagian dari variasi…

 

Aku makin ngakak… [tapi hatiku membenarkannya] aku sedikit meledek kakakku. Dan kuperhatikan gelagatnya, apakah kakakku ini sedang jatuh cinta [sepertinya tidak]

Apakah kakakku ada niatan untuk meminang gadis [sepertinya tidak]

Heeemmm, tak ada tanda-tanda. Hidupnya sibuk menuntut ilmu saja.

 

Setelah percakapn itu, aku sedikit merenung…

Agh…kakakku benar juga ^___^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s