03072012—21:43

Standar

kalau sudah tau jawabnya, ya tak perlu ditanya lagi. Kalau sudah tau “tidak” ya untuk apa lagi memaksakan berkata “ya”. Ada saatnya kita lelah, dan di saat itulah kita akan berkata “cukup”

 

KETIKA KITA LETIH MENGEJAR SESUATU, MAKA DISAAT ITULAH KITA HARUS BERKATA CUKUP. SAYA SUDAH LELAH. SAYA TIDAK SANGGUP LAGI MENGEJAR ANDA…

 

Aku yakin di saat aku kelelahan dan terjatuh, disaat itulah Allah akan mengerimkan seseorang yang tanggannya bisa kugenggam. Tangan yang membimbingku semakin mendekatiNya.

 

Ya, tak usah mencemaskan aku kawan “dia” dalam perjalanan menjemputku, insya Allah demikian.

 

Sejatinya cinta adalah perpaduan dua insan, bukan cinta sepihak. BAGIKU, CINTA HARUS MEMILIKI, JIKA TIDAK BISA MEMILIKI AKU TIDAK MAU CINTA LAGI.

 

Karna itu aku putuskan untuk berkata CUKUP…

 

Aku takut jika diteruskan. ia akan berkata YA..

YA SAYA KASIHAN DENGAN ANDA…

 

Aku ingin dicintai, bukan dikasihani…

 

oleh karena itu CUKUP, SAYA LETIH…

SANGAT LETIH…

SUNGGUH LETIH..

 

Aku ingin berhenti, mencoba memejamkan mataku…

dan berharap ketika bangun aku bisa amnesia..

 

KARNA ITU, CUKUP…

CUKUP

DAN CUKUP

 

SAYA SUNGGUH LETIH

 

3 Juli 2012

About powerenjers143akhwat

>>>Ingin menjadi Hamba yang sholeha >>>Anak yang berbakti >>>Saudara yang menyenangkan >>>Istri yang sholeha >>>Ibu yang bijak >>>Guru yang profesional >>>Calon Penghuni syurga .....amiiinnn.... >>aku punya ambisi untuk mengelilingi dunia, melihat berbagai ciptaannya. tapi sayang keluar kota palembang saja aku belum pernah :(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s