model pengajaran langsung

Standar

MODEL-MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Heryana                            2007 121 241

Indah Sukma Nisa         2007 121 242

Ayu Yuliana                  2007 121 243

 

A. Model pengajaran langsung

- Model pengajaran langsung   dngat baik digunakan  apabila tujuan pembelajaran yang ingin dicapai berkenaan dengan pengetahuan. Procedural dan pengetahuan deklaratif yang berstruktur dengan baik dan dapat di pelajari delangka deni selangka.

- Model ini berpusat pada guru, yetapi harus menjamin terjadinya keterbatasan siswa, lingkungan harus terciptakan yang berorentasi pada tugas-tugas yang diberikan siswa.

Ciri-ciri pembelajaran langsung

  1. Adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar.
  2. Sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegitan pembelajaran.
  3. Sistem pengelolaan dan kingkungan belajar yang mendukung berlangsung dan berhasilnya pengajaran.

Fase-fase pengajaran

Fase Uraian Peran guru
1 Menyampaikan tujuan pembelajaran dan mempersiapkan siswa Menjelaskan tujuan, mteri prasyarat, memotivasi siswa dan mempersiapkan siswa
2 Mendemotrasikan pengetahuan dan keterampilan Mendemontrasikan keterampilan atau penyajian infirmasi tahapan demi tahapan
3 Membimbing pelatihan Guru memberi katihn terbimbing
4 Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik Mengecek kemampuan siswa dan memberikan unpan balik
5 Memberikan latihan dan penerapan konsepan Mempersiapkan latihan untuk siswa dengan menerapkan konsep yang dipelajari pada kehidupan sehari-h

 Sistem penilaian

Ada system penilaian dasar dalam merancang system penilaian :

  1. Sesuai dengan tujuan pengajaran
  2. Mencangkup semia tugas pengajaran
  3. Menggunakan soal tes yang sesuai
  4. Membuat soal-soal yang valid dan sereliabel mungkin
  5. Manfaatkan hasil tes untuk memperbaiki proses belajar mengajar berikutnya

B. Course Review Horay

Langkah-langkahnya:

Informasi kompetensi, sajian materi, tanya jawab untuk pemantapan, siswa atau kelompok menuliskan nomor sembarang dan dimasukkan ke dalam kotak, guru membacakan soal yang nomornya dipilih acak, siswa yang punya nomor sama dengan nomor soal yang dibacakan guru berhak menjawab jika jawaban benar diberi skor dan siswa menyambutnya dengan yel hore atau yang lainnya, pemberian reward, penyimpulan dan evaluasi, refleksi.

Sumber :

http://gurupkn.wordpress.com/category/pembelajaran/model-model/page/3

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s